• MyPassion

Indonesia Kendaraan Terminal Optimistis Lampaui Target IPO

03 Jul,2018

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indonesia Kendaraan Terminal optimistis penawaran umum saham perdana (IPO) yang digelar akan melebihi target.

Direktur Utama Indonesia Kendaraan Terminal, Chiefy Adi Kusmargono mengatakan ada 60 investor institusi yang telah ditemui manajemen selama periode roadshow di Indonesia maupun luar negeri.

"Alhamdulillah, minatnya luar biasa di tengah fluktuasi harga saham dan nilai tukar rupiah tapi minat investor itu cukup masif," kata Chiefy saat ditemui di sela-sela penawaran saham perdana, Senin (2/7).

"Alhamdulillah, minatnya luar biasa di tengah fluktuasi harga saham dan nilai tukar rupiah tapi minat investor itu cukup masif," kata Chiefy saat ditemui di sela-sela penawaran saham perdana, Senin (2/7).

Tanpa merinci besarannya, Chiefy mengamini perhelatan IPO yang digelar mengalami oversubscribed. Yang terang, Chiefy mengaku target IPO ini sudah tercapai. "Kalau berapanya itu nanti saya sampaikan saat tanggal 9 Juli saja," katanya.

Rencananya, anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) ini akan melantai di Bursa Efek Indonesia pada 9 Juli mendatang dengan kode IPCC.

IPCC menawarkan saham perdana kepada publik di harga Rp 1.640 per saham. Dengan harga tersebut, targetnya IPCC dapat mengantongi dana hasil IPO sebanyak Rp 835 miliar.

Sebesar 50% dana tersebut akan digunakan untuk belanja modal, sedangkan masing-masing 25% sisanya untuk pembayaran kontrak sewa lahan jangka panjang di Jakarta Utara dan modal kerja.

Asal tahu, IPCC menyediakan terminal untuk mobil, alat berat, truk, bus dan suku cadang. Saat ini, perseroan mengelola lahan seluas 31 hektare (ha) dengan kapasitas 700.000 unit kendaraan per tahun. Targetnya, pada 2022 perusahaan ini dapat mengelola seluas 89,5 ha dengan kapasitas 2,1 juta kendaraan.

sumber: http://amp.kontan.co.id/news/indonesia-kendaraan-terminal-optimistis-lampaui-target-ipo


Powered by.
Tentang.

Diawali dengan lahirnya GAFEKSI /INFA (Gabungan Forwarder dan Ekspedisi Seluruh Indonesia / Indonesian Forwarders Association) pada 25 Juli 1989 sebagai satu- satunya asosiasi yang mengembangkan industri jasa FF dan Kepabeanan di Indonesia