• MyPassion

Aptrindo Sesalkan Usul Penurunan Tarif Tol Akses Tanjung Priok Tak Digubris Pemerintah

31 May,2018

Asosiasi pengusaha truk Indonesia (Aptrindo) menyesalkan sikap pemerintah tidak menggubris usulan asosiasi tersebut  perihal penyesuaian/ penurunan  tarif Tol Akses Tanjung Priok.

Direktur Eksekutif  DPP Aptrindo , Johannes Samsi Purba Rabu (30/5/2018) mengatakan jika tarifnya tidak diturunkan,  Jalan Tol Akses Tanjung Priok hanya menambah kemacetan. Karena kendaraan angkutan barang ramai ramai lewat jalan bawah (arteri).

Johannes mengatakan DPP Aptrindo sudah melayangkan surat kepada Menteri PUPR tgl 26 April 2018. Dalam suratnya Aptrindo mengusulkan agar tarif Akses Tol Tanjung Priok dijadikan satu paket degan tarif JORR.

Selain itu  dengan dipecahnya tol tesebut membuat banyak pintu tempat pembayaran yang  justru  menimbulkan kemacetan di jalan tol itu sendiri.

Namun sampai sekarang usul Aptrindo tidak ditanggapi Kementerlan PUPR sehingga kemacetan setiap hari terjadi baik arah ke Cakung mau pun arah Bandara, tambahnya. 

Johannes Samsi Purba mengatakan tarif Tol Akses Tanjung  Priok sepanjang 11 km sekarang ini untuk kendaraan Gol I Rp 15.000, Gol II Rp22.500,Gol III Rp 30.000 dan Gol IV Rp 45.000.

Tatrif tol didasarkan keputusan Menteri PUPR No 257/KPTS/M/2018  ini dinilai sangat memberatkan pengusaha angkutan. Dampaknya  angkutan barang memaksakan diri lewat jalan arteri sehingga jalan di wilayah Tanjung Priok baik arah Cakung mau pun arah bandara selalu macet. 

Apalagi sebagian badan jalan arteri makin sempit karena sudah  terpakai untuk pembangunan jalan tol tersebut, ujarnya. (wilam)

sumber:

http://indoshippinggazette.com/2018/aptrindo-sesalkan-usul-penurunan-tarif-tol-akses-tanjung-priok-tak-digubris-pemerintah

Powered by.
Tentang.

Diawali dengan lahirnya GAFEKSI /INFA (Gabungan Forwarder dan Ekspedisi Seluruh Indonesia / Indonesian Forwarders Association) pada 25 Juli 1989 sebagai satu- satunya asosiasi yang mengembangkan industri jasa FF dan Kepabeanan di Indonesia