• MyPassion

DPP ALFI Harapkan DO Online Dapat Digunakan Anggotanya

11 Apr,2018

JAKARTA (BeritaTrans.com)
-DPP Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia (ALFI ) mengharapkan program Delivery Order (DO) Online dapat digunakan oleh para anggotanya .

Hal itu diungkapkan Ketua Umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi mengingat semakin
dekatnya tenggat waktu mandatori pelaksanaan Delivery Order Online yang diatur PM 120/2017.

“ALFI melihat kesiapan stake holder terkait DO Online sampai saat ini belum menunjukkan kemajuan yang berarti,” katanya Rabu (11/4/2018) pagi.

Dengan semua stake holder terintegrasi ke terminal terminal yang beroperasi di Tanjung Priok, program DO Omline akan membawa kemudahan di era digitilasasi ini.

Yukki Nugrahawan Hanafi menjelaskan jika sistem Delivery Order Online hanya dilakukan antara Terminal Operator dengan Shipping Line, tidak akan berpengaruh banyak kepada anggotanya. Karena sebenarnya Delivery Order Online dari Shipping Line dan Terminal sudah lama dilaksanakan.

“Yang diharapkan oleh anggota kami adalah Delivery Order Online itu terjadi satu siklus, dimana prosesnya bermula dari Pemilik Barang atau yang mewakili (Freight Forwarder), ke shipping line lalu ke terminal operator, dan harus terintegrasi dalam portal yang independen.

Pemerintah sah – sah saja mengatakan Inaportnet versi 2 bisa melihat pergerakan kapal dan barang. Tapi jika hanya melihat tanpa integrasi dan tanpa efisiensi tidak akan banyak berpengaruh terhadap anggota kami, tegas Yukki yang juga sebagai Chairman AFFA (ASEAN Federation of Forwarders Association).

Yukki mendorong Pemerintah untuk lebih tegas mengawal PM 120/2017 dengan menunjuk lembaga independen yang melakukan integrasi keseluruh stake holder terkait. Bukan hanya dilepaskan ke umum dan membiarkan stake holder terkait berasumsi sendiri akhirnya tidak tercapai apa yang diharapkan dari PM 120/2017 tersebut. (wilam)

Powered by.
Tentang.

Diawali dengan lahirnya GAFEKSI /INFA (Gabungan Forwarder dan Ekspedisi Seluruh Indonesia / Indonesian Forwarders Association) pada 25 Juli 1989 sebagai satu- satunya asosiasi yang mengembangkan industri jasa FF dan Kepabeanan di Indonesia